Call-to-action atau CTA adalah elemen yang mengarahkan pengunjung untuk melakukan tindakan yang Anda inginkan, entah itu menghubungi, mendaftar, atau membeli. CTA yang efektif dapat meningkatkan conversion rate secara signifikan, sementara CTA yang lemah membuat pengunjung bingung atau tidak termotivasi untuk bertindak.
Gunakan kata kerja yang actionable dan spesifik. Alih-alih Submit yang generik, gunakan Dapatkan Penawaran Gratis atau Mulai Konsultasi Sekarang. Teks yang spesifik memberikan kejelasan tentang apa yang akan terjadi setelah klik dan mengurangi anxiety pengunjung.
Desain CTA harus menonjol dari elemen lain di halaman. Gunakan warna yang kontras dengan color scheme website, ukuran yang cukup besar untuk mudah diklik terutama di mobile, dan whitespace di sekitarnya agar tidak terlihat crowded. CTA yang blend dengan desain sekitarnya akan terlewatkan oleh pengunjung.
Penempatan CTA harus strategis mengikuti user journey. CTA utama sebaiknya visible tanpa scroll atau above the fold. Namun pengunjung yang belum cukup informed mungkin belum siap untuk klik. Sediakan juga CTA di tengah dan akhir halaman setelah value proposition dan social proof disajikan.
A/B testing adalah cara terbaik untuk mengoptimasi CTA. Test variasi teks, warna, ukuran, dan penempatan untuk menemukan kombinasi yang memberikan conversion rate tertinggi. Perubahan kecil pada CTA seringkali memberikan peningkatan konversi yang surprising.