Navigasi adalah peta yang membantu pengunjung menemukan jalan di website Anda. Navigasi yang intuitif membuat pengalaman browsing menyenangkan, sementara navigasi yang membingungkan menyebabkan frustrasi dan meningkatkan bounce rate. Berikut kesalahan navigasi yang sering ditemui dan cara menghindarinya.
Menu yang terlalu kompleks dengan terlalu banyak item atau level dropdown yang dalam membuat pengunjung overwhelmed. Batasi menu utama maksimal 7 item sesuai prinsip cognitive load. Gunakan mega menu dengan visual hierarchy yang jelas jika memang memiliki banyak halaman yang perlu diakses.
Label menu yang tidak jelas atau terlalu kreatif dapat membingungkan. Pengunjung tidak mau berpikir keras untuk memahami apa yang dimaksud dengan Playground atau Explorer. Gunakan label yang standard dan descriptive seperti Produk, Layanan, Tentang Kami, atau Kontak yang langsung dipahami maksudnya.
Inkonsistensi posisi atau tampilan navigasi antar halaman membuat pengunjung kehilangan orientasi. Menu harus berada di posisi yang sama dengan tampilan yang konsisten di seluruh website. Perubahan drastis antara halaman membuat pengunjung merasa seperti di website yang berbeda.
Mobile navigation yang tidak dioptimasi adalah kesalahan fatal mengingat mayoritas traffic dari mobile. Hamburger menu yang terlalu kecil, menu dropdown yang sulit di-tap, atau navigasi yang menyembunyikan halaman penting membuat pengalaman mobile menjadi buruk. Test navigasi di perangkat mobile berbagai ukuran sebelum launch.