Banyak UMKM yang mengandalkan marketplace untuk berjualan online. Meskipun marketplace memberikan kemudahan akses ke jutaan pembeli, ada keterbatasan signifikan yang perlu dipertimbangkan. Biaya komisi yang terus meningkat, persaingan harga yang ketat, dan ketergantungan pada platform pihak ketiga adalah beberapa di antaranya. Memiliki website toko online sendiri bisa menjadi solusi untuk mengatasi keterbatasan tersebut.
Website toko online memberikan kontrol penuh atas brand dan pengalaman pelanggan Anda. Anda dapat mendesain tampilan toko sesuai identitas brand, mengatur promo dan diskon sesuka hati, serta mengumpulkan data pelanggan untuk strategi marketing ke depan. Tidak ada algoritma yang mengatur siapa yang melihat produk Anda atau biaya komisi yang memotong keuntungan.
Fitur-fitur penting yang harus ada di website toko online meliputi katalog produk yang mudah dinavigasi, keranjang belanja yang berfungsi baik, multiple payment gateway, integrasi dengan jasa pengiriman, dan sistem notifikasi order. Semua fitur ini harus bekerja dengan lancar baik di desktop maupun mobile untuk memberikan pengalaman berbelanja yang menyenangkan.
Biaya pembuatan website toko online memang lebih tinggi dibanding website company profile biasa karena kompleksitas fiturnya. Namun dalam jangka panjang, penghematan dari tidak membayar komisi marketplace akan menutup investasi awal ini. Ditambah dengan kemampuan untuk membangun hubungan langsung dengan pelanggan dan mengontrol seluruh aspek bisnis.
Strategi terbaik untuk UMKM adalah menjalankan website toko online paralel dengan kehadiran di marketplace. Gunakan marketplace untuk akuisisi pelanggan baru dan awareness, kemudian arahkan pelanggan repeat untuk berbelanja langsung di website Anda. Dengan cara ini, Anda mendapatkan keuntungan dari kedua channel tanpa bergantung sepenuhnya pada satu platform.