Lazy loading adalah teknik dimana resource seperti gambar atau video hanya di-load ketika akan ditampilkan di viewport user, bukan sekaligus saat halaman pertama kali dibuka. Ini secara signifikan mengurangi initial load time terutama untuk halaman dengan banyak media.
Gambar adalah use case paling umum untuk lazy loading. Halaman dengan puluhan gambar tidak perlu load semua di awal. Hanya gambar yang visible di screen yang di-load pertama, sisanya di-load saat user scroll ke bawah. Browser modern mendukung native lazy loading dengan atribut loading lazy.
Video embed dari YouTube atau Vimeo juga sebaiknya di-lazy load. Embed video membawa banyak script dan resource yang membebani loading. Tampilkan thumbnail dengan play button, baru load actual player ketika user click untuk play.
Untuk implementasi yang lebih advanced, lazy loading bisa diterapkan pada komponen atau section yang kompleks. Section yang ada di bawah fold bisa di-load belakangan menggunakan Intersection Observer API. Ini particularly berguna untuk single page application atau halaman yang panjang.
Perlu diperhatikan bahwa lazy loading harus diimplementasikan dengan fallback untuk browser lama dan consideration untuk SEO. Pastikan content yang di-lazy load tetap bisa di-crawl oleh search engine. Placeholder dengan dimensi yang benar mencegah layout shift saat content di-load.